Together We Learn, Together We Grow
Penerimaan Siswa Didik Baru
Info detail

Sambutan Kepala Sekolah
Ali Sumitro, S.Ag., M.Pd.I
Kepala Sekolah
SD Al Irsyad 02 Tegal program Tahfidz and International Curriculum Class (TICC) adalah lembaga pendidikan dasar yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Menghadirkan program unggulan berupa Tahfidz Al-Qur’an yang terstruktur dan sistematis, dipadukan dengan kurikulum berwawasan internasional (Arabic & English).
Melalui pendekatan pembelajaran yang holistik, sekolah kami berkomitmen membentuk generasi yang tidak hanya cakap dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan abad 21, tetapi juga memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan siap menjadi duta kebaikan di tengah masyarakat global.
Dengan suasana belajar yang kondusif, pembinaan karakter yang kuat, serta bimbingan spiritual yang berkesinambungan, kami hadir untuk mencetak pemimpin masa depan yang beriman, berilmu, dan berintegritas.
Hot News

Siswa SD Al-Irsyad TICC Praktekkan Bahasa Inggris dengan Turis Asing
Jogja–Siswa-siswi SD Al-Irsyad program Tahfidz International Curriculum Class (TICC) mengikuti kegiatan luar biasa yang menggabungkan pembelajaran bahasa Inggris dengan kunjungan ke tempat-tempat wisata terkenal di Jogja, (22/02). Kegiatan ini

Siswa SD Al-Irsyad TICC Ikuti English Edu Trip di Kampung Inggris Jogja
Tegal–Sebanyak 32 siswa SD Al-Irsyad Tahfidz International Curriculum Class (TICC) mengikuti kegiatan English Edu Trip yang diadakan di Kampung Inggris, Jogja, (17-22/2). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan para siswa

SD Al-Irsyad TICC Libatkan Orang Tua untuk Mengajar
Tegal—SD Al-Irsyad Tahfidz and International Curriculum Class (TICC) dengan bangga dan penuh semangat menyelenggarakan program istimewa “The Parent Teaching” atau Orang Tua Mengajar (3-14/2). Program yang melibatkan partisipasi
Pendidikan Sebagai Investasi Jangka Panjang
Profesor Toshiko Kinosita mengemukakan bahwa sumber daya manusia Indonesia masih sangat lemah untuk mendukung perkembangan industri dan ekonomi. Penyebabnya karena pemerintah selama ini tidak pernah menempatkan pendidikan sebagai prioritas
Testimoni
Link Penting



















