Website Resmi SD Al Irsyad TICC Tegal

Halal Bihalal SD Al Irsyad 02 Tegal: Bermaafan dan Berbagi dalam Kebersamaan

Tegal–Pagi itu, Senin, 30 Maret 2026, suasana SD Al Irsyad 02 Tegal program Tahfidz and International Curriculum Class (TICC) terasa berbeda. Wajah-wajah ceria siswa menghiasi halaman sekolah dengan balutan nuansa Idul Fitri yang hangat. Tawa ringan dan sapaan penuh keakraban menjadi tanda bahwa hari itu bukan sekadar hari biasa, melainkan hari istimewa—hari untuk merayakan kemenangan dengan hati yang kembali bersih.

Acara dibuka dengan ice breaking yang menghadirkan gelak tawa dan keceriaan. Anak-anak larut dalam permainan sederhana yang dipandu guru, seolah menjadi jembatan yang mencairkan suasana dan menghapus sekat-sekat kecil di antara mereka. Di momen itu, kebahagiaan terasa begitu sederhana—cukup dengan tawa dan kebersamaan.

Suasana kemudian beralih menjadi lebih khidmat saat Kepala Sekolah, Ali Sumitro, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan tausiyah. Dengan tutur yang hangat, beliau mengajak siswa untuk merenungi makna Idul Fitri sebagai kemenangan sejati—kemenangan dalam menahan diri, memperbaiki sikap, dan yang terpenting, keberanian untuk saling memaafkan. Pesan itu mengalir lembut, namun meninggalkan jejak yang dalam di hati para siswa.

Puncak acara pun tiba. Satu per satu siswa berdiri, saling berhadapan, dan mengulurkan tangan. Kalimat sederhana, “maaf ya,” terucap dengan tulus, namun sarat makna. Dalam jabat tangan itu, ada keikhlasan, ada harapan, dan ada awal baru yang lebih indah. Guru dan siswa pun larut dalam suasana haru, mempererat ikatan yang tak hanya sebagai pendidik dan peserta didik, tetapi juga sebagai keluarga besar.

Kegiatan kemudian ditutup dengan momen berbagi makanan. Dalam kebersamaan, siswa menikmati hidangan yang ada dengan penuh rasa syukur. Tak sekadar makan bersama, tetapi juga belajar tentang arti berbagi—bahwa kebahagiaan akan terasa lebih lengkap ketika dinikmati bersama orang lain.

Halal bihalal di SD Al Irsyad 02 Tegal hari itu bukan hanya sebuah rangkaian acara, tetapi sebuah pengalaman bermakna. Sebuah pelajaran tentang memaafkan, tentang kebersamaan, dan tentang bagaimana kemenangan sejati dirayakan—dengan hati yang lapang dan penuh cinta.

Tinggalkan komentar