
Tegal–Dalam rangka meningkatkan kapasitas para pendidik dalam membentuk lingkungan belajar yang bermakna dan berdaya guna, SD Al Irsyad Tegal menyelenggarakan seminar bertema “Peta Jalan Meraih Kehidupan Bermakna” pada hari Jum’at, 22/08. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Sari Widianingsih, S.Pd., Ch. Cht, seorang praktisi dari STIFIn, yang dikenal luas dalam bidang pengembangan potensi diri dan pendidikan berbasis kecerdasan dominan.
Seminar ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan di lingkungan SD Al Irsyad Tegal. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif, memperlihatkan tingginya minat peserta terhadap materi yang disampaikan.

Dalam paparannya, Sari Widianingsih menyampaikan bahwa untuk menciptakan kehidupan yang bermakna, seorang pendidik perlu terlebih dahulu memahami jati diri, potensi alami, dan tujuan hidup. Ia memperkenalkan konsep STIFIn, yaitu pendekatan untuk mengenali kecerdasan dominan seseorang—baik dalam aspek Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, maupun Instinct.
Melalui metode ini, para guru diajak untuk memahami gaya belajar peserta didik secara lebih personal, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan menyenangkan. Selain itu, seminar ini juga mengajak para pendidik untuk melakukan refleksi terhadap peran dan kontribusi mereka dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh secara emosional dan spiritual.
