Website Resmi SD Al Irsyad TICC Tegal

SD Al Irsyad 02 Tegal Terapkan Larangan Ghosob

Tegal—SD Al Irsyad 02 Tegal merupakan salah satu sekolah dasar yang tidak hanya mengedepankan prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik melalui berbagai pembiasaan baik. Salah satu pembiasaan yang konsisten diterapkan adalah larangan melakukan ghosob, sebuah istilah yang sering disampaikan dalam pembinaan karakter di lingkungan sekolah tersebut.

Ghosob adalah mengambil atau menggunakan barang milik orang lain tanpa izin, meskipun barang tersebut akan dikembalikan. Dalam ajaran agama Islam, ghosob termasuk perbuatan yang dilarang karena merugikan dan tidak menghormati hak milik orang lain. Oleh karena itu, di SD Al Irsyad o2 Tegal, ghosob dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab.

Pihak sekolah secara aktif menyosialisasikan larangan ghosob melalui beberapa cara, antara lain: (a). Kegiatan Pembinaan harian, di mana guru menyampaikan pesan moral terkait pentingnya menjaga amanah dan tidak mengambil barang orang lain tanpa izin. (b) Poster dan stiker edukatif yang ditempel di berbagai sudut sekolah, termasuk kantin, ruang kelas, dan area bermain, dengan pesan seperti “Barang siapa yang ghosob, maka ia berdosa.” (c) Pemberian sanksi edukatif bagi siswa yang kedapatan melakukan ghosob, seperti diminta untuk meminta maaf secara langsung, menulis surat pernyataan, atau mengikuti bimbingan khusus bersama guru Pembina keagamaan.

Dengan pembiasaan larangan ghosob ini, banyak perubahan positif yang dirasakan di lingkungan sekolah: (a) Barang-barang siswa lebih aman, karena semua siswa paham bahwa menggunakan tanpa izin adalah pelanggaran. (b) Terbentuknya sikap tanggung jawab dan saling menghormati di antara siswa, dan (c) Meningkatnya kesadaran spiritual, karena ghosob tidak hanya dilihat dari sisi hukum sosial, tapi juga dari sisi akhlak dan dosa.

Larangan ghosob di SD Al Irsyad 02 Tegal bukan sekadar aturan, melainkan bagian dari pendidikan karakter yang berkelanjutan. Dengan pendekatan yang konsisten dan penuh keteladanan, pembiasaan ini membantu membentuk pribadi siswa yang jujur, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

 

Tinggalkan komentar