
Tegal– SD Al Irsyad 02 Tegal program Tahfidz and International Curriculum Class (TICC) menyelenggarakan kegiatan Parade Tasmi’ yang diikuti oleh seluruh siswa dan siswi kelas VI, Senin-Selasa (20-22/04/26). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari program penguatan hafalan Al-Qur’an sekaligus bentuk evaluasi akhir sebelum mereka menuntaskan masa belajar di jenjang sekolah dasar.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi momentum spiritual yang mendalam. Satu per satu peserta tampil di hadapan para penguji, guru, didampingi orang tua, serta teman-teman mereka untuk memperdengarkan hafalan terbaik yang telah mereka jaga selama ini. Para guru tampak menyimak dengan penuh perhatian, sesekali memberikan koreksi dengan cara yang membangun serta penuh kelembutan.

Kepala SD Al Irsyad 02 Tegal, Ali Sumitro, S.Ag., M.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa Parade Tasmi’ ini merupakan salah satu bentuk komitmen sekolah dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga mengapresiasi kerja keras para siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dalam membimbing proses hafalan ini.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Setiap peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya, meskipun tidak dapat dipungkiri terdapat rasa gugup yang menyertai. Namun demikian, semangat dan keberanian mereka patut diapresiasi sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pembentukan karakter.

Parade Tasmi’ ini diharapkan menjadi kenangan indah sekaligus bekal berharga bagi siswa kelas VI sebelum melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya. Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, acara ini menjadi simbol perjalanan panjang mereka dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an—sebuah perjalanan yang diharapkan tidak berhenti, tetapi terus berlanjut sepanjang hayat.
Dengan kegiatan ini, sekolah kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik. Parade Tasmi’ pun menjadi bukti nyata bahwa pendidikan yang menyentuh hati akan melahirkan generasi yang kuat, berakhlak, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Ilahi.
